29 Mei, 2025
28 Mei, 2025
a
Prakiraan Cuaca Awal Juni 2025: Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Mengintai Beberapa Wilayah Indonesia.
Indonesia memasuki masa pancaroba, periode transisi antara musim hujan dan kemarau. BMKG memprediksi cuaca di awal Juni 2025 masih akan didominasi oleh potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah. Meskipun secara umum kondisi cuaca cenderung cerah berawan di pagi dan siang hari, hujan dengan intensitas tinggi diprediksi akan terjadi di sore hingga malam hari.
Faktor Penyebab Cuaca Ekstrem:
Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologi, antara lain:
- Madden-Julian Oscillation (MJO): Fase MJO yang saat ini berada di fase 4 (Maritime Continent) berkontribusi pada pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian barat.
- Gelombang Atmosfer: Aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin diperkirakan akan berlanjut selama sepekan mendatang, sehingga berpotensi memicu perubahan pola cuaca signifikan di berbagai daerah.
- Sirkulai Siklonik dan Labilitas Atmosfer: Keberadaan sirkulasi siklonik dan tingginya labilitas atmosfer meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan dengan durasi yang lebih lama.
Wilayah Rawan Hujan Lebat dan Angin Kencang (Periode 27-29 Mei & 30 Mei - 2 Juni 2025):
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk beberapa wilayah. Intensitas hujan yang perlu diwaspadai bervariasi, mulai dari sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga ekstrem antara lain: Aceh, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan (Barat, Tengah, Timur, Utara, Selatan), Sulawesi (Utara, Tengah, Selatan, Tenggara, Barat, Gorontalo), Maluku, Maluku Utara, Papua (Barat, Tengah, Pegunungan, Selatan, Barat Daya).
Peringatan Siaga (Hujan Lebat hingga Sangat Lebat):
- Periode 27-29 Mei: Aceh dan NTB.
- Periode 30 Mei-2 Juni: Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.
Peringatan Angin Kencang:
- Periode 27-29 Mei: Aceh dan Jawa Barat.
- Periode 30 Mei-2 Juni: Kepulauan Riau.
Imbauan Waspada:
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba. Hujan deras dalam waktu singkat, disertai kilat, petir, dan angin kencang, masih mungkin terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Langkah-langkah antisipasi dan mitigasi bencana perlu dipersiapkan untuk meminimalisir dampak negatif dari cuaca ekstrem ini.
27 Mei, 2025
22 Mei, 2025
Lansia di Ciamis Hilang Misterius
Seorang lansia bernama Kiso Solihin (83) hilang secara misterius di Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia dilaporkan menghilang pada Rabu (21/5/2025) dini hari setelah sebelumnya sempat kembali ke rumah setelah keluar saat hujan deras.
19 Mei, 2025
HARI KEBANGKITAN NASIONAL 20 Mei 2025 (117 th)
Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20 di Nusantara (kini Indonesia), ketika rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia".[1] Masa ini ditandai dengan peristiwa-peristiwa penting yaitu berdirinya Sarekat Islam (16 Oktober 1905), Budi Utomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).[2]
•Untuk mengejar keuntungan ekonomi dan menguasai administrasi wilayah, Belanda menerapkan sistem pemerintahan kolonial pada orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki kesamaan identitas politik. Pada awal abad ke-20, Belanda menetapkan batas-batas teritorial di Hindia Belanda, yang menjadi cikal bakal Indonesia modern.
•Pada paruh pertama abad ke-20, muncul sejumlah organisasi kepemimpinan yang baru. Melalui kebijakan Politik Etis, Belanda membantu menciptakan sekelompok orang Indonesia yang terpelajar. Perubahan yang mendalam pada orang-orang Indonesia ini sering disebut sebagai "Kebangkitan Nasional Indonesia". Peristiwa ini bersamaan dengan peningkatan aktivitas politik hingga mencapai puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.[1]
•Kebangkitan nasional juga disebabkan oleh masuknya perkembangan pikiran dari kaum muda.
16 Mei, 2025
Doa untuk yang sedang ibadah Haji
ZZL02-ZW16 Kabupaten Ciamis
13 Mei, 2025
LEGENDA RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA ( RAPI ) TUTUP USIA
Indonesia Berduka: H. Eddie Mardjoeki Nalapraya, Legenda Komunikasi Berpulang di Usia 93 Tahun
Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh teladannya. H. Eddie Mardjoeki Nalapraya, tokoh nasional yang juga merupakan pendiri sekaligus Ketua Umum pertama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), tutup usia pada Selasa pagi, 13 Mei 2025, pukul 09.50 WIB di RS Pondok Indah, Jakarta. Beliau meninggalkan kita di usia 93 tahun.
Berita kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi banyak kalangan, termasuk keluarga besar TNI, komunitas radio komunikasi, hingga pegiat seni bela diri baik di dalam negeri maupun mancanegara. Kehilangan sosok yang selama ini menjadi inspirasi dalam pengabdian dan pelestarian budaya ini, meninggalkan luka yang tak mudah terobati.
Dikenal dengan panggilan khasnya JZ09AAA, H. Eddie Nalapraya bukan hanya sekadar tokoh di dunia radio komunikasi. Ia juga merupakan sosok sentral dalam pengembangan dan diplomasi budaya pencak silat Indonesia. Tak heran jika dunia mengenalnya sebagai "Bapak Pencak Silat Internasional", atas dedikasi dan perjuangannya memperkenalkan warisan leluhur bangsa ke panggung dunia.
Jejak Emas dalam Karier Militer dan Pengabdian Sipil
Lahir di Jakarta pada 6 Juni 1931, Eddie Nalapraya mengawali karier militernya sebagai Bintara Detasemen Pertahanan MBAD pada tahun 1950. Langkahnya di dunia militer terus menanjak, termasuk saat ia bergabung dalam misi perdamaian PBB di Kongo pada 1960, hingga dipercaya menjadi Ajudan Pangdam VI/Siliwangi dan anggota pasukan pengawal pribadi Presiden.
Beberapa jabatan strategis yang pernah beliau emban meliputi:
-
Waassops Kodam V/Jaya (1974)
-
Asisten Pengamanan Garnizun Ibu Kota (1975)
-
Asisten Kodam V/Jaya (1977)
-
Kepala Staf Kodam V/Jaya (1979–1983)
-
Asisten Teritorial Hankam (1983–1984)
-
Wakil Gubernur DKI Jakarta (1984–1987), mendampingi Gubernur R. Soeprapto
Selepas masa aktif di dunia militer, pengabdian beliau kepada bangsa tak lantas surut. Tahun 1980 menjadi titik penting ketika beliau menggagas berdirinya Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), wadah yang hingga kini menjadi jembatan komunikasi masyarakat dalam situasi darurat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pelestari Budaya dan Diplomat Silat Indonesia
Di dunia pencak silat, nama Eddie Nalapraya begitu lekat. Semasa menjadi Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), beliau memimpin langkah besar membawa pencak silat ke panggung internasional, sekaligus memperkokoh identitas seni bela diri ini sebagai bagian tak terpisahkan dari kebudayaan Indonesia.
Kepergian yang Membekas di Hati Bangsa
Duka atas berpulangnya beliau mengalir deras dari berbagai kalangan, baik dari dalam negeri maupun sahabat-sahabatnya di luar negeri. Doa dan ucapan belasungkawa terus berdatangan, mengenang sosok yang bersahaja namun berjiwa besar.
Selamat jalan, H. Eddie Nalapraya. Semoga amal dan jasamu menjadi cahaya abadi. Namamu akan selalu terukir dalam sejarah bangsa Indonesia, sebagai patriot, pelestari budaya, dan jembatan persaudaraan lintas generasi
11 Mei, 2025
MODIFIKASI ANTENA LARSEN
![]() |
| Larsen Mobil |
Modifikasi Antena Larsen Menggunakan Tubing Pendek: Optimalisasi Performa di Frekuensi Spesifik
Antena Larsen merupakan salah satu jenis antena yang populer digunakan pada berbagai aplikasi komunikasi radio. Untuk menyesuaikan performanya pada frekuensi tertentu atau meningkatkan efisiensinya, modifikasi dengan tubing pendek menjadi salah satu langkah yang sering dilakukan. Teknik ini melibatkan penyesuaian fisik antena, baik melalui perubahan panjang tubing maupun dengan menambahkan elemen-elemen penunjang lainnya.
10 Mei, 2025
09 Mei, 2025
Tentang RAPI
Bahwa tujuan pembangunan nasional adalah untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang antara lain menjamin kemerdekaan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat.
Bahwa penyelenggaraan komunikasi radio antar penduduk mempunyai arti sangat strategis sebagai potensi telekomunikasi nasional yang mendukung persatuan dan kesatuan, meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Bahwa didorong oleh rasa tanggung jawab untuk menyongsong masa depan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih baik, penyelenggaraan komunikasi radio antar penduduk perlu memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi tepat guna, sehingga dapat berkembang dan menjangkau keseluruh pelosok tanah air dalam rangka mengisi kemerdekaan dan mewujudkan citacita pembangunan nasional.
Bahwa sesungguhnya Pemerintah Republik Indonesia telah memberikan tempat dan hak kepada komunikasi radio antar penduduk, sehingga dibentuklah organisasi yang bernama Radio Antar Penduduk Indonesia.
RAPI adalah organisasi komunikasi radio antar penduduk satu-satunya yang diakui dan disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai wadah resmi bagi pemilik Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk (IKRAP).
RAPI merupakan organisasi non politik yang didirikan dan dibentuk secara sukarela, yang bersifat sosial, mandiri, nirlaba, dan demokratis berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
Visi Dan Misi
- VISI : Menjadi Organisasi RAPI yang berkualitas sebagai aset Nasional.
- MISI :
a. Meningkatkan validitas organisasi secara struktural.
b. Meningkatkan peran organisasi bagi pemerintah dan masyarakat.
c. Penguatan instrumen hukum dan perluasan jaringan komunikasi melalui pengembangan
inovasi produk hukum serta teknologi komunikasi dan informatika terkini.
Kode Etik
- Anggota RAPI harus berjiwa dan bersikap PATUH;
Anggota RAPI harus Patuh dan tertib menjalankan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, serta tata aturan organisasi. - Anggota RAPI harus berjiwa dan bersikap JUJUR;
Anggota RAPI harus memiliki jiwa yang bersih dan berperilaku Jujur. - Anggota RAPI harus berjiwa dan bersikap SANTUN;
Anggota RAPI harus berjiwa, bersikap Santun dalam bertindak dan berbicara sopan saat berkomunikasi. - Anggota RAPI harus berjiwa dan bersikap TANGGAP;
Anggota RAPI harus memiliki jiwa, sikap cepat Tanggap, peka dan peduli terhadap situasi lingkungan sosial. - Anggota RAPI harus berjiwa dan bersikap TANGGUNG JAWAB;
Anggota RAPI harus memiliki jiwa dan sikap Tanggung Jawab terhadap organisasi dalam menjalankan roda organisasi serta pengabdian kepada masyarakat.
Moto
Rukun di Udara, Akrab di Darat dan Iman di Hati.
Tri Tertib
Tertib Administrasi, Tertib Organisasi dan Tertib Komunikasi.
Sumber: https://rapi.or.id/tentang-rapi/
RAPI Ciamis mendapatkan apresiasi dalam peran informasi Kebencanaan dari KOMIINFO Ciamis
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua RAPI Daerah Jawa Barat, pengurus RAPI Wilayah Ciamis, Perwakilan Polres Ciamis, Kodim 0612 Ciamis serta para tamu undangan dan anggota RAPI.
Mewakili Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya yang berhalangan hadir, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis, Kadis Kominfo _ H. Tino Armyanto Lukman Selamat, S.T., M.Si. secara resmi membuka kegiatan tersebut.
H. Tino Armyanto dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kiprah RAPI sebagai organisasi komunikasi yang turut berperan aktif dalam penyebaran informasi, terutama dalam penanggulangan bencana alam dan sosial.
“RAPI telah menunjukkan komitmennya dalam membantu pemerintah dan masyarakat. Kami percaya RAPI akan terus menjadi mitra yang handal dalam menyampaikan informasi penting kepada masyarakat,” ujarnya.
H. Tino juga menekankan pentingnya momentum Muswil dan Bimbingan Organisasi ini untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota RAPI. Dalam kesempatan yang sama, ia memperkenalkan layanan kedaruratan Call Centre 112 milik.
Pemerintah Kabupaten Ciamis dan berharap RAPI dapat bersinergi dengan layanan tersebut demi mempercepat respons informasi dan bantuan kepada masyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini, RAPI semakin solid, efektif, dan terus berkontribusi dalam menjaga keselamatan serta kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Muswil VIII dan Bimbingan Organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah strategis dalam memperkuat peran RAPI sebagai mitra pemerintah, serta garda terdepan dalam komunikasi kedaruratan di masyarakat.
Masih menurut Tino, pihaknya mengapresiasi kepada teman-teman rapi khususnya selama ini telah bermitra dengan baik membantu tugas-tugas pemerintahan khususnya dalam kegiatan penanganan bencana utama bencana alam dan bencana sosial jadi hari ini kita sangat bahagia dan bangga memiliki rapi di Kabupaten Ciamis.
“sudah begitu banyak kontribusinya terhadap kegiatan pembangunan khususnya di kabupaten Ciamis, kami berharap dengan musyawarah ini mudah-mudahan organisasi rapi ini lebih solid lagi lebih efektif lagi dan juga bisa menjawab tantangan yang ke depan lebih berat, terutama dikaitkan era diskusi digital bagaimana sebenarnya rapi ini bisa berkonformasi bisa menyesuaikan diri dengan digitalisasi yang sudah tidak bisa dibendung lagi,” tambahnya.
Tingkat Kerawanan bencana Kabupaten Ciamis ini berada di peringkat ke-22 juga termasuk yang kelima di Pulau Jawa, hadirnya RAPI dalam menginformasikan kebencanan, tentu menunjukan peran aktifnya dalam membantu Pemerintah.
“Kami berharap muswil RAPI Ciamis ini, dapat memilih pengurus yang dapat membawa organisasi radio antar penduduk ini bisa bersama-sama membangun Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, menyampaikan ucapan minal aidin walfaidzin serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Ia menekankan pentingnya menjalankan tema Muswil dengan sungguh-sungguh dan menegaskan bahwa RAPI tidak akan meminta bantuan kepada pemerintah, melainkan menjalin silaturahmi serta mendukung pembangunan daerah.
“Memang pada hari ini di wilayah RAPI 16 Kabupaten Ciamis dilaksanakan Musyawarah Wilayah RAPI yang di agendakan selama 2 hari hari Sabtu dan hari Minggu. hari ini adalah bimbingan organisasi dan hari minggunya Insya Allah dilaksanakan musyawarah wilayah.” Katanya
“Saya berharap musyawarah Ini menghasilkan warga atau anggota terapi yang terbaik di Kabupaten Ciamis yang bisa sinergi dengan pemerintahan daerah maupun dengan TNI dan Polri, pasalnya tanpa beliau-beliau kami tidak ada apa-apanya dan kami pun diawasi oleh balmond dan selain itu kita pun bersinergi dengan kakak kita ORARI kami adalah adiknya.” Ungkapnya
Perkembangan RAPI di Ciamis sangat tinggi, saat ini tercatat 500/600 anggota yang aktif dan kalau yang tidak aktifnya lebih banyak juga sebetulnya yang tidak aktif itu yang belum berkonsen. Dalam Muswil akan di jaring 2 – 5 Anggota untuk menjadi kandidat dalam pemilihan ketua Wilayah.
“sebetulnya di Ciamis banyak anggota-anggota yang mau atau kandidat jadi calon namun dalam hal ini panitia yang merumuskan, yang menentukannya bagaimana mekanisme Muswil Ciamis ini,” ungkapnya.
Sedangkan, Ketua RAPI Wilayah 16 Ciamis, Abing Rubiana, dalam laporannya menyebutkan bahwa saat ini jumlah anggota RAPI di Ciamis telah mencapai 560 orang yang tersebar di setiap kecamatan. Ia juga berharap agar ke depannya perangkat desa dapat turut bergabung dalam keanggotaan RAPI demi mempercepat koordinasi dan penyebaran informasi penting di tingkat desa.
JZ10CHX
Sejarah Radio Antar Penduduk Indonesia
Komunikasi Radio Antar Penduduk, atau KRAP, pada awalnya menggunakan frekuensi 26.968 – 27.405 MHz. Di Amerika Serikat, frekuensi ini dikenal dengan sebutan Citizen Band Radio (CB). Sejak tahun 1958, penggunaan radio CB telah dilegalisasi di Amerika sebagai alat komunikasi antar penduduk, di bawah pengawasan Federal Communications Commission (FCC), yang bertugas mengendalikan dan membina para penggemar radio.
08 Mei, 2025
Musyawarah Wilayah 16 Kabupaten Ciamis
Rapilokal2Cms. RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis melaksanakan Musyawarah Wilayah VIII dan Bimbingan Organisasi kepada seluruh Calon Anggota RAPI yang hadir pada saat itu. Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, menyampaikan ucapan minal aidin walfaidzin serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya menjalankan tema Muswil dengan sungguh-sungguh dan menegaskan bahwa RAPI tidak akan meminta bantuan kepada pemerintah, melainkan menjalin silaturahmi serta mendukung pembangunan daerah.
“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Bupati Ciamis yang selalu mendukung terhadap organisasi RAPI,” ungkap Yaya.
Ketua RAPI Wilayah 16 Ciamis, Abing Rubiana, dalam laporannya menyebutkan bahwa saat ini jumlah anggota RAPI di Ciamis telah mencapai 560 orang yang tersebar di setiap kecamatan. Ia juga berharap agar ke depannya perangkat desa dapat turut bergabung dalam keanggotaan RAPI demi mempercepat koordinasi dan penyebaran informasi penting di tingkat desa.
Muswil VIII dan Bimbingan Organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah strategis dalam memperkuat peran RAPI sebagai mitra pemerintah, serta garda terdepan dalam komunikasi kedaruratan di masyarakat.






















.jpeg)










.png)



















